Untuk pemilik usaha yang belum memisahkan uang pribadi dan uang usaha, atau yang catatan kasnya masih tersebar di kepala dan nota-nota lepas yang gampang hilang. Juga buat yang sudah mulai pakai aplikasi pencatatan tapi belum yakin fitur mana yang benar-benar perlu dipakai rutin dan mana yang cuma menambah ribet tanpa manfaat nyata buat usaha sekecil ini.

Keputusan yang dibahas: aplikasi pencatatan keuangan gratis mana yang cocok buat kebutuhanmu, termasuk SI APIK milik Bank Indonesia yang dibuat khusus buat UMKM, cara memisahkan kas pribadi dari kas usaha supaya untung-ruginya kelihatan jelas, cara mencatat utang piutang biar tidak lupa tagih ke pelanggan atau lupa bayar ke pemasok, dan kalau lebih suka pakai spreadsheet sendiri ketimbang aplikasi, cara menyusun template Excel-nya dari nol.

Mulai dari langkah paling dasar dulu: pisahkan kas pribadi dan usaha, karena tanpa itu semua pencatatan lain jadi bias dan sulit dipercaya angkanya. Baru pilih alat pencatatannya — mau aplikasi siap pakai atau template Excel sendiri, tergantung kamu lebih nyaman yang otomatis atau yang bisa diutak-atik bebas sesuai kebiasaan mencatatmu. Urusan utang piutang bisa dibaca belakangan begitu pencatatan kas hariannya sudah berjalan rutin dan tidak lagi jadi beban tambahan.

Yang tidak dibahas di sini: bikin invoice, kwitansi, nota, atau surat penawaran, serta hitung-hitungan margin, markup, dan BEP. Semua itu urusan dokumen transaksi dan kalkulasi harga jual, sudah ada generator dan kalkulatornya sendiri di tools.dailytech.id — topik ini cuma menaut ke sana saat relevan, tidak menulis ulang kontennya di sini. Fokus topik ini murni pada pencatatan kas dan pemisahan uang, bukan pada penentuan harga jual.

Yang Sering Ditanyakan

Apa langkah pertama yang harus dilakukan sebelum mulai pembukuan usaha?

Pisahkan dulu rekening dan kas pribadi dari kas usaha. Tanpa pemisahan ini, catatan untung-rugi usaha jadi bias dan sulit dipakai buat mengambil keputusan.

Cara pisah kas pribadi dan usaha →
Aplikasi pencatatan keuangan gratis apa yang cocok buat UMKM pemula?

Ada beberapa pilihan gratis dengan fitur dasar yang berbeda-beda, termasuk SI APIK dari Bank Indonesia. Perbandingannya ada di artikel aplikasi pencatatan keuangan gratis.

Bandingkan aplikasi pencatatan gratis →
Kalau tidak mau pakai aplikasi, bisa pakai Excel saja?

Bisa. Template Excel manual cocok buat yang ingin kontrol penuh atas format pencatatannya sendiri — caranya disusun langkah demi langkah di artikel template Excel catat kas.

Susun template Excel sendiri →

Bikin invoice, kwitansi, nota, atau penawaran, serta hitung margin dan BEP, ada di tools.dailytech.id. Lihat di tools.dailytech.id →