Mulai dari mana

Kalau kamu belum pernah pakai QRIS sama sekali, mulai dari cara daftarnya dulu, biar kamu tahu alur dan dokumen yang dibutuhkan, entah lewat aplikasi kasir, dompet digital, atau bank. Prosesnya berlanjut sampai Merchant ID terbit dan siap dipakai transaksi. Sebelum atau sesudah daftar, cek juga apakah penyedia pembayaranmu berizin. Daftar resminya ada di Bank Indonesia, bukan di OJK. Jadi kalau namanya tidak ketemu di daftar OJK, itu belum tentu berarti bermasalah.

Begitu QRIS-nya aktif dan potongannya mulai kelihatan di laporan transaksi harian, baca rincian biaya MDR, supaya kamu tahu berapa persen yang wajar buat kategori usahamu. Biaya itu semestinya ditanggung kamu sebagai pedagang, bukan dibebankan ke pembeli. Urutan ini bikin kamu paham dulu cara kerjanya, sebelum pusing menghitung potongan yang tiba-tiba muncul di saldo.

Yang Sering Ditanyakan

Bagaimana cara daftar QRIS untuk usaha kecil?

Prosesnya lewat penyedia jasa pembayaran (PJP) berizin, bisa lewat aplikasi kasir, dompet digital, atau bank, dengan dokumen usaha dasar.

Baca cara daftar QRIS →
Siapa yang menanggung biaya MDR QRIS?

Secara aturan, biaya MDR ditanggung pedagang (merchant), bukan dibebankan ke pembeli.

Cek rincian biaya MDR QRIS →
Bagaimana cara memastikan penyedia pembayaran QRIS-nya resmi?

Ceknya lewat daftar penyelenggara berizin yang dipublikasikan Bank Indonesia, bukan cuma percaya tampilan aplikasi.

Cara cek penyedia berizin →